Klaten, 04 September 2026 — Dewan Ambalan SMK Negeri 1 Jogonalan sukses melaksanakan kegiatan Perkemahan Penerimaan Tamu Ambalan atau PPTA masa bakti 2025/2026. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai Rabu hingga Jumat, 02–04 September 2026, bertempat di Bumi Perkemahan Lindu Gedhe. PPTA tahun ini mengusung tema Wiranusa 2026 “Peningkatan Integritas Siswa Pada Dimensi Kemandirian, Kreatif, dan Kemasyarakatan”.

Kegiatan ini diikuti oleh Tamu Ambalan kelas X SMKN 1 Jogonalan dengan jumlah 392 orang. PPTA menjadi wadah bagi siswa baru untuk mengenal nilai-nilai kepramukaan, menumbuhkan kemandirian, kreativitas, serta rasa cinta terhadap Ambalan dan lingkungan masyarakat.
Rangkaian kegiatan hari pertama pada Rabu, 02 September 2026 diawali dengan ibadah bersama dan briefing anggota Dewan Ambalan untuk memberikan arahan teknis pelaksanaan kegiatan. Proses registrasi peserta kemudian dilakukan oleh Sekretaris untuk melakukan pendataan dan pengecekan kehadiran. Setelah itu peserta melaksanakan Aksi Angkat Barang sebagai bentuk kerja sama dan kekompakan tim dalam menaikkan barang bawaan ke truk. Kegiatan dilanjutkan dengan sarapan bersama dan Apel Pelepasan yang dipimpin langsung oleh Ibu Tuti Mahriah, S.P selaku Kepala SMKN 1 Jogonalan. Dalam amanatnya, beliau memberikan motivasi dan semangat kepada seluruh peserta sebelum bertolak ke lokasi perkemahan.

Setibanya di lokasi, kegiatan dilanjutkan dengan Upacara Pembukaan yang dihadiri oleh Pembina, Guru, dan seluruh peserta. Pada siang hari, peserta mendapatkan materi tentang tenda dan praktik mendirikan tenda, serta menghias tenda sesuai kreativitas masing-masing. Hal ini bertujuan untuk melatih kemandirian, kerja sama, dan tanggung jawab. Setelah Ishoma, peserta mengikuti materi berpikir kritis yang disampaikan oleh Kak Nurul dan sesi sharing _“Pramuka itu Asik dan Menyenangkan”_ bersama Kak Desi. Sore harinya dilaksanakan Gema Yel-Yel berupa battle antar sangga yang dinilai oleh Dewan Kehormatan dan Kakak PK. Menjelang malam, kegiatan dilanjutkan dengan Astracamp yaitu nobar film bersama berjudul _“Surat untuk Masa Mudaku”_ yang diharapkan dapat memberikan inspirasi dan motivasi kepada peserta. Kegiatan hari pertama ditutup dengan briefing panitia untuk mempersiapkan rangkaian kegiatan hari berikutnya.

Memasuki hari kedua, Kamis 03 September 2026, kegiatan dimulai dengan briefing pagi, dilanjutkan dengan ibadah, sholawat bersama, Senam Pagi Anak Indonesia Hebat, serta pembiasaan kemandirian dengan menyiapkan dan menghidangkan sarapan. Setelah bersih diri, peserta mengikuti materi Outbound dan Dinamika Kelompok melalui beberapa pos tantangan yang bertujuan melatih kerja sama, komunikasi, ketangkasan, keberanian, serta kemampuan memecahkan masalah. Kreativitas peserta juga diuji melalui Lokatra yaitu lomba kreasi olahan makanan tradisional. Selain itu peserta mendapatkan pembekalan keterampilan melalui materi semaphore, menggambar, kreativitas tali makrame, dan penyusunan laporan. Sore harinya dilaksanakan fun game untuk meningkatkan kekompakan dan sportivitas, serta pengumpulan bakti sosial sebagai bentuk kepedulian. Malam harinya peserta melakukan gladi bersih Resonansi atau Flashmob per kelas. Puncak kegiatan malam ditandai dengan Upacara Api Unggun dan kegiatan _“Menggema dalam Kebersamaan bersama Resonansi”_ yang menjadi sarana mempererat persaudaraan antar peserta.

Hari terakhir, Jumat 04 September 2026, kegiatan dimulai dini hari dengan briefing dan Hening Berbisik yang dibawakan oleh Dewan Kehormatan sebagai bentuk refleksi dan peningkatan konsentrasi. Dilanjutkan dengan Sholat Subuh berjamaah, bersih diri, Senam Pagi Anak Indonesia Hebat, serta pembiasaan memasak sarapan sendiri. Bentuk kepedulian sosial ditunjukkan melalui kegiatan bakti sosial dengan membagikan sembako kepada masyarakat sekitar lokasi perkemahan. Setelah itu peserta melakukan Menyapu Jejak dan Check Out barang sebagai wujud tanggung jawab menjaga kebersihan lingkungan. Kegiatan ditutup dengan Upacara Penutupan yang dipimpin oleh Bapak Sulasno dan diakhiri dengan acara Sayonara sebagai simbol perpisahan sebelum peserta kembali ke sekolah dan rumah masing-masing.

Dengan berakhirnya rangkaian PPTA ini, diharapkan para Tamu Ambalan dapat menjadi anggota penuh Ambalan yang berintegritas, mandiri, kreatif, dan memiliki jiwa kemasyarakatan. Melalui tema yang diusung, kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mencetak generasi Pramuka Penegak yang siap mengabdi, membawa nama baik sekolah, dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
